Tampilkan postingan dengan label info umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info umum. Tampilkan semua postingan

Mendeteksi Plagiarisme

Menggunakan search engines, mis. CopyTracker (http://copytrackers.org), Plagiarism Detect (http://www.plagiarismdetect.com), SeeSources (http://www.plagium.com)

Layanan on-line, mis: JPlag, MOSS, Plagium

Caranya masukkan kata kunci atau kalimat kunci

Hakikat Bangsa dan Negara

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU, SOSIAL, DAN INSAN POLITIK

Manusia terdiri dari unsur jasmani dan rohani yang tidak dapat dipisah-pisahkan. jasmani dan rohani itulah yang membentuk individu. manusia juga diberi potensi atau kemampuan, yakni akal, pikiran, perasaan dan keyakinan sehingga sanggup berdiri sendiri dan bertanggung jawab.
naluri manusia sebagai makhluk individu adalah:
  • mempertahankan hidup seperti membutuhkan sandang pangan
  • mempertahankan penghidupan keturunan, antara lain manusia membutuhkan rasa aman, perumahan
  • ingin tahu dan mencari kepuasan
manusia pada dasarnya selalu ingin bergaul dengan sesama manusia lain. menurut Aristoteles bahwa manusia adalah zoon politican atau makhluk yang selalu hidup bermasyarakat. ciri utama makhluk sosial adalah hidup berbudaya, yakni hidup menggunakan akal budi dalam sistem yang berlaku dalam kurun waktu tertentu.
sebagai makhluk sosial manusia tidak mungkin hidup menyendiri. untuk mengembangkan potensi kemanusiaanya seperti kasih sayang, gotong royong, ingin dihormati manusia memerlukan manusia lain.

naluri setiap manusia adalah hidup berkawan dan hidup bersama dengan orang lain. dalam kehidupan bersama itu, mereka bekerja sama dalam rangka memenuhi segala aktivitas dan kebutuhan selain mengembangkan kerjasama, juga ingin bersaing dengan manusia lain. kerja sama merupakan salah satu bentuk interaksi yang dibangun oleh manusia yang satu dengan yang lain. bentuk interaksi antar manusia antara lain adalah politik. didalam politik manusia akan memperjuangkan apa yang menjadi kepentingannya melalui berbagai cara. Dalam masyarakat beradab dalam interaksi itu manusia bertindak berdasarkan aturan yang disepakati secara demokratis.
kedudukan manusia sebagai insan politik adalah makhluk yang terlibat kegiatan politik, antara lain:
  • turut aktif dalam kegiatan mekanisme kekuasaan negara dan jalannya pemerintahan, melalui infrastruktur yakni: partai politik, kelompok kepentingan, kelompok penekanan, media komunikasi politik, dapat pula melalui suprastruktur yakni: lembaga-lembaga negara seperti legislatif, eksekutif dan yudikatif.
  • berperan pasif dalam kegiatan negara, yaitu hanya mengakui, menerima dan tunduk mengikuti serta menaati segala kebijakan dan program dari sistem politik yang ada.
PENGERTIAN DAN UNSUR TERBENTUKNYA BANGSA

pengertian bangsa dikemukakan ahli, antara lain:
  • Ernest Renan :Bangsa terbentuk karena adanya keinginan untuk hidup bersama (hasrat untuk bersatu) dengan perasaan kesetiakawanan yang agung.
  • F. Ratsel :Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. hasrat itu timbul karena adanya kesatuan antara manusia dengan tempat tinggal
  • Hans Khon : Bangsa adalah buah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah. suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak
  • Otto Bauer : Bangsa adalah kelompok yang mempunyai kesamaan karakter. karakter tumbuh karena adanya kesamaan nasib
unsur-unsur terbentuknya bangsa sebagai berikut:
  1. memiliki cita-cita bersama yang mengikat menjadi satu kesatuan
  2. mempunyai sejarah hidup bersama sehingga tercipta perasaan senasib sepenanggungan
  3. memiliki adat budaya serta kebiasaan yang sama sebagai akibat pengalaman hidup bersama
  4. menepati suatu wilayah tertentu yang merupakan satu kesatuan wilayah

Partisipasi politik

Partisipasi politik bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran berpolitik.

Tipe-tipe budaya politik:

  1. Parokial yaitu yang masa bodoh, tidak mau tau serta tidak mau taat
  2. Subjek yaitu orang yang masa bodoh, tidak mau tau namun taat
  3. Partisipan yaitu orang yang aktif berpartisipasi politik

Upayanya dengan meningkatkan kemampuan ekonomi maka pengetahuan berpolitikpun akan ikut meningkat pula

Peningkatan partisipan menurut Myron Weber:

  1. Komersilisasi pertanian: petani diberikan pengetahuan serta penyuluhan untuk meningkatkan kualitas hasil produksi
  2. Kelompok intelektual: membuka peluang masyarakat agar punya pengetahuan
  3. Media massa merupakan laporan tercepat dari suatu peristiwa sehingga tumbuh pemahaman dari masyarakat
  4. Partai politik
  5. Peran pemerintah dalam struktur sosial

Otonomi Daerah


PENGERTIAN

UU No.22 tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah, otonomi daerah adalah kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mngurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa dan aspirasi masyarakat sesuai dengan perundang-undangan.

Usaha untuk memberi kesempatan kepada daerah untuk memberdayakan potensi ekonomi, politik dan sosbud diwilayahnya(A.Purwasito)

DASAR HUKUM OTDA

  1. UU No. 5 tahun 1974 tentang pokok-pokok pemerintahan daerah
  2. UU No.22 tahun 1999, tentang pemerintahan daerah
  3. UU No.25 tahun 1999, tentang Perimbangan Keuangan pusat dan daerah
  4. UU No.32 tahun 2004,pemerintahan daerah
  5. UU No.3 tahun 2005 tentang perubahan UU No 32 tentang pemerintahan daerah

SASARAN OTDA

  1. Peningkatan pelayanan publik dan pengembangan kreativitas masyarakat setempat
  2. Kesetaraan hub ant pem.pusat dan daerah
  3. Menjamin rasa kebangsaan,demokrasi dan kesejahteraan masyarakat setempat
  4. Menciptakan ruang yang luas bagi kemandirian daerah

Wewenang Pemerintah

  1. Peradilan dan Hukum
  2. Moneter
  3. Pertahanan Keamanan
  4. Agama
  5. Politik Luar Negeri

Prinsip Otda

  1. Asas desentralisasi,pelimpahan wewenang pusat pd daerah otonom dalam kerangka NKRI
  2. Dekonsentrasi , pelimpahan wewenang kpd gubernur sbg wakil pem. pusat dan
  3. Perbantuan, penugasan dari pemerintah kpd daerah untugas tertentu dengan pembiayaan dan sarana, prasarana dan sdm

KENDALA OTDA

  1. KKN daerah
  2. Etnosentisme dan fanatisme lokal
  3. Hambatan mobilitas sdm
  4. Konflik antar daerah
  5. Orientasi ekonomi dan meninggalkan visi dan misi otonomi yang sesungguhnya
  6. Hubungan kolutif antara eksekutif dan legislatif daerah

Macam-macam diagram

Histogram adalah penyajian data dalam distribusi frekuensi dengan menggunakan gamabar yang berbentuk diagram batang tegak . antara dua batang yang berdampingan saling berhimpit. Sumbu datar yang menyatakan kelas interval dan sumbu tegak menyatakan frekuensi. Batas-batas batang adalah tepi bawah dan tepi atas kelas.

Jika tiap tengah-tengah sisi atas batang yang berdampingan dihubungkan dengan garis lurus, maka diperoleh diagram garis yang disebut polygon frekuensi.



grafik garis adalah grafik berupa garis, diperoleh dari beberapa ruas garis yang menghubungkan titik-titik pada bidang bilangan. Pada grafik garis digunakan dua garis yang saling berpotongan. Pada garis horizontal (sumbu-X) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya tetap, seperti tahun dan ukuran-ukuran. Pada garis tegak (sumbu-Y) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya berubah-ubah, seperti harga, biaya jumlah, dan jumlah.



Grafik batang atau balok adalah grafik data berbentuk persegi panjang yang lebarnya sama dan dilengkapi dengan skala atau ukuran sesuai dengan data yang bersangkutan. Setiap batang tidak boleh saling menempel atau melekat antara satu dengan lainnya dan jarak antara setiap batang yang berdekatan harus sama.


Grafik lingkaran adalah grafik data berupa lingkaran yang telah dibagi menjadi juring-juring sesuai dengan data tersebut. Bagian-bagian dari keseluruhan data tersebut dinyatakan dalam persen.

Hubungan dua variable dapat digambarkan dalamdiagram Tebar. Pada diagram ini variable independen digambarkan pada skala horisontal (skala X), sedang varible dependen digambarkan pada skala horsontal (skala Y). Selanjutnya pasangan 2 variable digambarkan pada diagram ini.

Pictogram adalah grafik data yang menggunakan gambar atau lambang dari data itu sendiri dengan skala tertentu.


Mapgram adalah diagram yang menggunakan map atau peta dari suatu daerah. Permasalahan yang akan digambarkan ditunjukkan langsung dipeta tersebut



Box Plot atau lebih lengkapnya Box-and-Whisker Plotmerupakan gambaran secara grafis dari 5 gambaran statistik, yakni: nilai terkecil, kuartile pertama (Q1), median, kuartel ketiga (Q3), dan nilai terbesar. Jadi, grafik box plot bisa menggambarkan secara (hampir) menyeluruh dari satu set data. Karena informasi yang terkandung dalam gambarnya cukup lengkap, box plot banyak digunakan terutama untuk membandingkan dua data set atau lebih.

Stem and leaf pot merupakan alat untuk menyajikan data kuantitatif dalam format grafis, mirip dengan histogram, yaitu untuk membantu dalam memvisualisasikan bentuk distribusi data yang sering digunakan dalam analisis eksploras, Stem-and-leaf plot menggambarkan/menyajikan data dengan cara memisahkan setiap nilai menjadi dua bagian: bagian batang (stem) yaitu digit angka paling kiri dan diikuti dengan angka berikutnya, yaitu daun (leaf), digit angka paling kanan.

Stem dan leaf plot selengkapnya:

-------------------------------------------------------

Stem (puluhan) | leaf (satuan)

-------------------------------------------------------

2 | 366 (nilai = 23 26 26)

3 | 0268 (nilai = 30 32 36 38)

4 | 344589 (nilai = 43 44 44 45 48 49)

5 | 378 (nilai = 53 57 58)

6 | 56 (nilai = 65 66)

7 | (tidak ada nilai)

8 | (tidak ada nilai)

9 | 9 (nilai = 99)


Diagram Pareto Mempunyai prinsip yang mirip dengan histogram; bedanya, pada diagram pareto, grup diurutkan dari jumlah observasi/frekuensi tertinggi ke yang paling rendah. Sumbu Y bisa juga dalam biaya, pendapatan maupun parameter lain.

Daftar Hari-hari besar di Indonesia

Bulan Januari
01 Januari – Tahun Baru Masehi
01 Januari – Hari Perdamaian Dunia
05 Januari – HUT Korps Wanita Angkatan Laut
10 Januari – Hari Tritura
10 Januari – Hari Lingkungan Hidup Indonesia
15 Januari – Hari Peristiwa Laut atau Samudera
25 Januari – Hari Gizi
25 Januari – Hari Kusta Internasional

Bulan Februari
02 Februari – Hari Lahan Basah Sedunia (konvensi Ramsar)
09 Februari – Hari Pers Nasional
13 Februari – Hari Farmasi

Bulan Maret
01 Maret – Hari Kehakiman Indonesia
06 Maret – Hari Kostrad
06 Maret – Hari Konvensi CITES (perdagangan satwa liar)
08 Maret – Hari Wanita Internasional
09 Maret - Hari Wanita Indonesia
10 Maret - Hut PARFI
11 Maret - Hari Surat Perintah 11 Maret (Supersemar)
18 Maret - Hari Arsitektur Indonesia
20 Maret - Hari Kehutanan Dunia
22 Maret - Hari Air Internasional
23 Maret - Hari Metereologi Sedunia
24 Maret - Hari Peringatan Bandung Lautan Api
30 Maret - Hari Film Indonesia

Bulan April
01 April – HUT Bank Dunia
06 April – Hari Nelayan Indonesia
07 April – Hari Kesehatan Indonesia
09 April – Hari Penerbangan Nasional
19 April – Hari HANSIP
21 April – Hari Kartini
22 April – Hari Bumi / Earth Day / KTT Bumi
24 April – Hari Angkutan Nasional
27 April – Hari Lembaga Pemasyarakatan Indonesia

Bulan Mei
01 Mei – Hari Buruh Internasional
01 Mei – Hari Peringatan Pernbebasan Irian Barat
02 Mei – Hari Pendidikan Nasional
03 Mei – Hari Surya
05 Mei – Hari Lembaga Sosial Desa
08 Mei – Hari Palang Merah Internasional
11 Mei – Hari POM TNI
17 Mei – Hari Buku Nasional
20 Mei – Hari Kebangkitan Nasional

Bulan Juni
01 Juni – Hari Lahirnya Pancasila
03 Juni – Hari Pasar & Modal Indonesia
05 Juni – Hari Lingkungan Hidup Sedunia
21 Juni – Hari Krida Pertanian
22 Juni – HUT Kota Jakarta
23 Juni – Hari Konvensi Bonn
24 Juni – Hari Bidan Indonesia
29 Juni – Hari keluarga Nasional

Bulan Juli
01 Juli – Hari Bhayangkara
01 Juli – Hari Anak-anak Indonesia
05 Juli – Hari Bank Indonesia
09 Juli – Hari Peluncuran Satelit Palapa
12 Juli – Hari Koperasi Indonesia
22 Juli – Hari Kejaksaan
23 Juli – Hari Anak Nasional

Bulan Agustus
08 Agustus – Hari ASEAN
10 Agustus – Hari Veteran Nasional
14 Agustus – Hari Pramuka
17 Agustus – Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
18 Agustus – Hari Konstitusi Indonesia
19 Agustus – Hari Departemen Luar Negeri
21 Agustus – Hari Maritim Nasional
24 Agustus – HUT TVRI

Bulan September
01 September – Hari POLWAN
04 September – Hari Pelanggan Nasional (mulai 2003)
08 September – Hari Aksara
08 September – Hari Pamong Praja
09 September – Hari Olahraga Nasional
11 September – Hari Radio Republik Indonesia
17 September – Hari Perhubungan Nasional
24 September – Hari Agraria Nasional / Hari Tani
27 September – Hari ParPostel
28 September – Hari Kereta Api
29 September – Hari Sarjana
30 September – Hari Pemberontakan PKI

Bulan Oktober
01 Oktober - Hari Kesaktian Pancasila
05 Oktober – HUT Tentara Nasional Indonesia
09 Oktober – Hari Surat Menyurat Internasional
14 Oktober – Hari Pangan Sedunia
15 Oktober – Hari Hak Asasi Binatang
16 Oktober – Hari Parlemen RI
24 Oktober - HUT PBB
24 Oktober - Hari Dokter Indonesia
27 Oktober - Hari Penerbangan Nasional
28 Oktober - Hari Sumpah Pemuda
30 Oktober - Hari Keuangan

Bulan November
03 November – Hari Kerohanian
10 November – Hari Pahlawan
12 November – Hari Kesehatan Nasional
14 November – Hari BRIMOB
16 November – Hari Konferensi Warisan Dunia
21 November – Hari Pohon
25 November – Hari Guru / HUT PGRI

Bulan Desember
01 Desember – Hari AIDS sedunia
02 Desember – Hari Konvensi Ikan Paus
03 Desember – Hari Penderita Cacat
04 Desember – Hari Artileri
09 Desember – Hari Armada RI
10 Desember – Hari HAM
12 Desember – Hari Transmigrasi
15 Desember – Hari Infantri
15 Desember – Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
19 Desember – HUT Tentara Nasional Indonesia
20 Desember – Hari Sosial
22 Desember – Hari Ibu
22 Desember – Hari Sosial
22 Desember – Hari Korps Wanita Angkatan Darat
25 Desember – Hari Natal
29 Desember – Hari Keanekaragaman Hayati

    Demi Masa

    Follow me

    Silahkan Komentar di sini